Legenda Buka Luwur Asal-Usul Dukuh Pantaran sebagai Media Pendidikan Karakter The Legend of Buka Luwur Origin of Dukuh Pantaran as a Medium for Character Education

Main Article Content

Jeni Nur Cahyati
Zainal Arifin

Abstract

This study aims to (1) describe the description of the legend of Buka Luwur the origins of Dukuh Pantaran, and (2) describe the potential of the legend of Buka Luwur the origins of Dukuh Pantaran as a medium for character education. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study are words, phrases, clauses, and sentences that contain the value of character education in the legend of Buka Luwur the Origin of Dukuh Pantaran. Data sources consist of primary and secondary. Data collection techniques using observation, interview, recording, recording, and document analysis techniques. The data validation used source triangulation. Data analysis techniques with interactive models. The results of this research are (1) the legend of Buka Luwur The origin of the Pantaran Hamlet is a type of folklore legend because it tells the origin of the name Dukuh Pantaran; and (2) the legend of Buka Luwur the origins of Dukuh Pantaran contain fourteen values ​​of character education, namely: religious, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, curiosity, respect for achievement, friendly/communicative, love, peaceful, environmental care, social care, and responsibility. With these fourteen values, the legend of Buka Luwur the origins of Dukuh Pantaran has the potential as a character education medium that needs to be instilled in students.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Cahyati, J. N., & Arifin, Z. (2021). Legenda Buka Luwur Asal-Usul Dukuh Pantaran sebagai Media Pendidikan Karakter. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(2), 205-218. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i2.177
Section
Articles: Language and Literature Learning Studies

References

Baehr, J. (2017). The varieties of character and some implications for character education. Journal of Youth and Adolescence, 46(6), 1153-1161. https://doi.org/10.1007/s10964-017-0654-z
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali. (2018). Kumpulan Cerita Rakyat Kabupaten Boyolali. Surakarta: CV. Medina Publika.
Dwianto, A. R. (2020, February 13). Jumlah Perokok Pemula Di Indonesia Naik 240 Persen! Ini Penyebabnya. Retrieved from https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4898429/jumlah-perokok-pemula-di-indonesia-naik-240-persen-ini-penyebabnya
Hart, P., Oliveira, G., & Pike, M. (2019). Teaching virtues through literature: Learning from the ‘Narnian virtues’ character education research. Journal of Beliefs & Values, 41(4), 474-488. https://doi.org/10.1080/13617672.2019.1689544
Idris, A. (2018). Novel Pukat Karya Tere Liye Sebagai Materi Dan Pengembang moral: Kajian Literasi moral. Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 7(2), 82-94. https://doi.org/10.22437/pena.v7i2.5700
Indiarti, W. (2017). Nilai-nilai pembentuk karakter dalam cerita rakyat asal-usul watu dodol. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 6(1). https://doi.org/10.26499/jentera.v6i1.334
Jayapada, G., Faisol, F., & Kiptiyah, B. M. (2017). Kearifan lokal dalam cerita rakyat sebagai media pendidikan karakter untuk membentuk literasi moral siswa. BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 1(2), 60-62. https://doi.org/10.17977/um008v1i22017p060
Karmini, N. N. (2020). Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Rajapala. Mudra Jurnal Seni Budaya, 35(1), 22-29. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i1.994
Kusmanto, H., Sabardila, A., & Al-Ma’ruf, A. I. (2020). Values of character education in humor discourse on Facebook social media. Jurnal Kata, 4(1). https://doi.org/10.22216/kata.v4i1.5047
Liputan6.com. (2020, March 5). Tak Terima Ditegur, 3 Pelajar SMA Di Kupang Aniaya guru. Retrieved from https://m.liputan6.com/regional/read/4194378/tak-terima-ditegur-3-pelajar-sma-di-kupang-aniaya-guru
Mason, A. (2018). Faith schools and the cultivation of tolerance. Theory and Research in Education, 16(2), 204-225. https://doi.org/10.1177/1477878518779881
Max, A. (2020). Sawerigading: Sang Legenda Cakrawala Sulawesi. Tangerang: Millenia Penerbit.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. London: SAGE Publications.
Mitschek, M. R., Nolasco, M. J., Pindot, M. C., & Sy, R. J. (2017). Kwentong Pambata: Interactive Storybook for Filipino fables, legends, parables and short stories. Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature, 17(2), 139. https://doi.org/10.24167/celt.v17i2.1389
Purnomo, E., & Wahyudi, A. B. (2020). Nilai Pendidikan Karakter dalam Ungkapan Hikmah di SD Se-Karesidenan Surakarta dan Pemanfaatannya di Masa Pandemi. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 12(2). https://doi.org/10.37680/qalamuna.v12i2.561
Putra, C. R. W. (2018). Cerminan Zaman dalam Puisi (Tanpa Judul) Karya Wiji Thukul: Kajian Sosiologi Sastra. KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching, 4(1), 12-20.https://doi.org/10.22219/kembara.v4i1.5873
Rianawati. (n.d.). Implementasi Nilai-nilai Karakter Pada mata Pelajaran. Pontianak: IAIN Pontianak Press.
Santens, P., Vanschoenbeek, G., Miatton, M., & De Letter, M. (2018). The moral brain and moral behaviour in patients with Parkinson’s disease: A review of the literature. Acta Neurologica Belgica, 118(3), 387-393. https://doi.org/10.1007/s13760-018-0986-9
Sari, N. A. (2020). Bentuk-Bentuk Penyipangan dalam Novel Kiat Sukses Hancur Lebur Karya Martin Suryajaya Kajian Stilistika. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(2), 125-138. https://doi.org/10.30872/diglosia.v3i2.34
Setyaningsih, E. (2017). Penerapan PJBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Hasil Belajar Substansi Genetika bagi Siswa Kelas XXII MIPA 3 SMA Negeri 1 Surakarta Semester 1 Tahun Pelajaran 2017/2018. Jurnal Pendidikan EMPIRISME, 69-81.
Sufanti, M., Oktaviani, A., Cahyati, J. N., Sholeh, K. (2020). Muatan Pendidikan Karakter dalam Cerita Pendek pada Buku Pelajaran Bahasa Indonesia SMA. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2), 421–435. https://doi.org/10.20961/basastra.v8i2.43377
Sumali, A. L. (2020). Pengembangan Buku Berjenjang Cerita Rakyat Jawa Timur untuk Mengenalkan Budaya Lokal Siswa SMP. BAPALA, 6(1): 1-10. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/32837
Sumayana, Y. (2017). Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal (Cerita Rakyat). Mimbar Sekolah Dasar, 4(1), 21-28. https://doi.org/10.23819/mimbar-sd.v4i1.5050
Sunanda, A. (2017). Pandangan Masyarakat tentang Sistem Kekuasaan Sosial dan Politik (Kajian terhadap Cerpen yang berjudul “Paman Gober” Karya Seno Gumira Ajidarma Perspektif Strukturalisme-Genetik). Kajian Linguistik dan Sastra, 27(2), 114-125.
Sutriasni, O., Sahlan, S., & Harijaty, E. (2020). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam tiga cerita rakyat kulisusu Di kabupaten buton utara. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 5(1). https://doi.org/10.36709/jb.v5i1.13486
Suwarno, S., Saddhono, K., & Wardani, N. E. (2018). Sejarah, unsur kebudayaan, Dan nilai pendidikan karakter dalam legenda sungai naga. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(2), 194. https://doi.org/10.26858/retorika.v11i2.5972
Wahyunianto, S. (2019). Impelentasi Pembiasaan Diri Dan Pendidikan Karakter: (Sebagai Pengantar). Yogyakarta: Deepublish.
Wardani, Y. F. (2018). Nilai pendidikan karakter dalam novel rindu karangan tere liye: Tinjauan psikologi karakter. AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 246-274. https://doi.org/10.21009/aksis.020207
Waruhu, E., & Putera, R. (2019). Pengaruh Penggunaan Multimedia Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Siswa Kelas VII SMP N 3 Pulau Rakyat. Jurnal SASINDO, 7(2), 1-17.
Zainal. (2015). Pengantar ISBD: (Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar). Yogyakarta: Deepublish.